Minggu, 20 Oktober 2013


NAMAKU INDONESIA

Masih terukir naungan tangis ku
Terngiang  jelas  teriakan malam itu
Mata telanjang  gelisah menuju pagi
Aku disiapkan untuk merdeka
Terlahir  diantara kubangan darah “Mereka

Tiba kalah ku dibacakan
Seutas pengakuan maha karya untuk aku....
Dibincangkan tetangga , dikenalkan dunia
Namaku Indonesia..
Merah  nada aliran darah
Putih tulang ku kata “Mereka

Namaku Indonesia
Aku diantara bambu rumpun tak bernyawa
Sisa nafas “Mereka yang layu

Namaku Indonesia
Lahir tak ber “ibu , tumbuh tak bertubuh
Bhinneka tunggal ika sebalut kain bajuku
Pancasila harga mati mengukir dadaku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar